Maaf sebelumnya bila judul postingan ini agak membandingkan antara muda dan tua, kami dsini hanya ingin berbagi tentang pandangan beberapa orang tentang perbedaan itu.
Menikah pada usia muda, dalam konteks kehidupan jaman modern dan serba canggih tentu sangat mempengaruhi pola hidup anak muda saat ini, mulai dari komunikasi hingga aktifitas sehari-hari, maksud kami dsini itu bukan hanya pengaruh, itu bisa juga jadi hal yang bisa di manfaatkan oleh kalangan muda, untuk lebih sering berkomunikasi dengan pasangannya, tentunya dengan kesadaran bahwa pasangan hidupnya sekarang adalah pasangan hidupnya nanti hingga akhir hayat. dan yang masih muda pun selalu bisa mempelajari teknologi yang baru.
berbeda lagi dalam konsteks "setelah mempunyai anak" saat usia kita muda dan sudah mempunyai anak tentunya bisa menjadi pengalaman unik selama masa muda nya juga untuk bekal di hari tua agar stress bisa terisolir atau bahkan rileks saat hari tua nanti, anakpun masih bisa kita rangkul sebagaimana teman kita karena kita pun masih berjiwa muda.
Menikah pada usia tua, usia tua yang saya maksud dsini adalah tua yang dalam arti sudah tidak berjiwa muda dan bertubuh muda, pada usia semi-produktif usia tua justru cenderung memikirkan hidupnya bagaimana agar terus hidup, dalam konsteks zaman, "yang tua akan selalu di tinggalkan" ini istilah karena terkadang mereka meninggalkan apa yang namanya BELAJAR, mereka cenderung mengandalkan pengalaman mereka, sehingga mungkin jika pengalamannya buruk maka hasilnya pun berantakan.
dalam konteks "memiliki anak" pada usia tua *baru*. akan lebih susah mengurus nya karena tenaga mereka mungkin tidak sanggup untuk menopang berat bayi (tidak semuanya...), dalam pertumbuhan sang anak pun akan mempengaruhi mental mereka, kok orang tua saya "Tua".
(begitulah yang terjadi pada pemikiran anak jaman sekarang).
Mungkin jika tulisan ini kurang berkenan saya mohon maaf... Keep Young Spirit !!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar